setitik keindahan cinta

Sabtu, 28 April 2012





Aku adalah kekasih malammu..
takala engkau di lamun mimpi rindu...
dihatimu aku singgah..
meninggalkan sukma yang indah ...

aku jua adalah perinduan malam
yang berbisik kepadamu dalam diam
meskipun engkau tidak menyedari..
akan kehadiran diri ini..

aku akan datang
tika langit malam cantik terbentang...
tunggu aku...di ambang pintu kekasihmu...

 DuKa
mengapa telaga bahagia sukar tuk ditimba

Tawa..
kerana penimba terlalu cetek dgn hujan kestian

Tawa
mengapa sungai kasih sayang tetap mengalir walaupun dicemari kekecewaan?

Duka...
kerana kasih sayang tak kan dikebumikan walaupun maut melamar..

Duka..
masih banyakkah lagi rumput kecurangan
yang masih bertapak ditanah setia?

Tawa.
selagi rumput kecurangan masih di simbah dgn
hujan hipokrit,hujan dendam ,hujan pembohongan dan ia ttp
akan subur di tanah setia..

Tawa..
andainya telah pupus puisi tawa adakah syair..
sendu akan begema?

DuKa....
Selagi ada senyum dalam tawa dan selagi ada ..
tangis dalam sendu maka puisi dan syair ..
akan berlagu ,akan medayu,akan merintih syadu..

 


Melihat Tangis seorang gadis dibalik pintu tua mengingatkan akan Dongeng masa lalu yang selalu menghantui disetiap pikiranku membuatku berangan-angan tentang Akhir malamku yang tak pernah aku ketahui sekaligus aku pahami.


Hanya Puisi tengah malam yang menemaniku untuk melewati malam ini. Melewati malam tanpa batas dan menanti Bulan tersenyum kembali, mengindahkan malam ini untuk aku dapat bercerita tentang indahnya cinta saat aku berjumpa dengan Senja penghantar mimpi.
Cerita malam tentang cinta sangatlah indah buatku, indah untuk aku dengarkan kembali dan juga untuk ku ceritakan kembali. Meskipun cinta yang ku miliki ini hanya dapat berbicara dalam hati, namun aku tetap menaruh asa yang menjadi mimpi besarku, mimpi yang harus aku wujudkan. Karena Diujung jalan itu dia sudah menanti untuku. Akan kuraih dia dan kujadikan seseorang yang menemaniku menantikan Senja penghantar mimpi dan menghilangkan semua lelah yang melekat dijiwa dan raga ini sampai kurasakan Indahnya malam dikala sang fajar tersenyum saat aku berada didunia yang berbeda
— 


cinta kecilku, semenjak aku menemukanmu
kau kikis dan kau obati piluku di masa lalu
membawa terang cahaya nan biru…

cinta kecilku,aku menyebutmu demikian
bukan berarti hanya setetes cinta yang kuberikan
tapi aku lelah berjanji,untuk suatu hal yang tak bisa dipastikan…

cinta kecilku,cinta kita bersuntingkan bunga mawar
sebuah bunga yang sering kusebut dalam segala rasa
meski nasibnya tak pernah menjanjikan keharuman

cinta kecilku,cinta yang memberiku sebuh angan
cinta yang menghadiahkanku lafas kata penuh doa
doa yang akan selalu memelukmu dari hijab ini.
 
 
 "Di suatu hari kau datang dan bertanya padaku apa yang lebih penting : Dirimu atau nyawaku. Dan aku menjawab nyawaku lebih penting dan kau pun berlalu dengan penuh kekecewaan tanpa pernah kau sedari bahawa kaulah nyawaku itu. Sesungguhnya kau adalah cinta dan nyawaku dalam hidup ini."
 

0 komentar:

Posting Komentar

 

Pengikut

Diberdayakan oleh Blogger.

About Us

© 2010 angger Design by Dzignine
In Collaboration with Edde Sands • Ping • Lebanese Girls